Tuesday, 15 December 2015

Sejarah Awal Mula Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Blog Khusus Doa - Peringatan Maulud Nabi sudah diadakan oleh kalangan umat Islam sejak pada kurun ketiga atau tiga ratus tahun setelah hijrah Nabi, yang pada saat itu kondisi umat Islam mulai rusak dalam berbagai hal.

Tokoh pemerintahan yang pertama kali menyelenggarakan peringatan Maulud Nabi adalah Penguasa Irbil Raja Mudzaffar Abu said Al Kukburi bin Zainuddin Ali bin Buktikin. Beliau adalah Raja yang cerdas ahli strategi di bidang pemerintahan, pemurah, alim dan adil. Saat itu pemerintahannya terasa kurang stabil, rakyatnya mulai banyak meninggalkan syariat agamanya, akhlaqnya mulai rusak, mulai terjadi banyak kerusuhan-kerusuhan dan kemaksiatan- kemaksiatan.

Raja Mudzaffar berinisiatif menyelenggarakan peringatan Maulid nabi setiap bulan Robi’ul Awal secara besar-besaran, dengan mengumpulakan semua masyarakat dari tokoh-tokohnya sampai rakyat kecil. Pada peringatan Maulid itu disampaikan penjelasan tentang sejarah dan perjuangan, serta keteladanan Nabi Muhammad SAW sejak lahir sampai wafatnya. Seorang ulama’ besar Syekh Al Hafidz Ibnu Dahyah yang mengarang kitab tentang sejarah Nabi yang diberi nama At-Tanwir fi Maulidil Basyir An-Nadzir, diberi hadiah oleh Raja 1000 dinar.

sejarah asal usul memperingati maulid nabi muhammad saw


Setelah diadakan peringatan Maulid Nabi SAW tersebut, pemerintahan kembali stabil, semangat pengamalan agamanya makin baik, negaranya aman, tentram dan bertambah makmur. Sesuai dengan Firman Allah SWT :

وَلَوْ اَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوْا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَاْلأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوْا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَاكَانُوْا يَكْسِبُوْنَ
Artinya :
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah kami (Allah) akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS : Al A’raf :96).

Anjuran Memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW

Anjuran supaya memperingati Maulid Nabi sudah diisyaratkan oleh Allah SWT, dan oleh nabi sendiri. Firman Allah surat Al A’rof : 157 yang berbunyi:

فَالَّذِيْنَ آمَنُوْا بِهِ وَعَزَّرُوْهُ وَنَصَرُوْهُ وَاتَّبَعُوا النُّوْرَ الَّذِيْ أُنْزِلَ مَعَهُ وَاُولئِكَ هُمُ اْلمُفْلِحُوْنَ.
Artinya :
Maka orang-orang yang beriman kepadanya (Muhammad) memulyakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. Al A’rof :157)

Termasuk orang-orang yang memulyakan (dalam ayat ini) adalah orang-orang yang memperingati Maulid Nabi SAW, yang membaca Barzanji, Marhaban, Burdah, syair-syair dan qosidah-qosidah dan pengajian-pengajian, kalau dimaksudkan untuk memulyakan Nabi, maka akan mendapat pahala yang banyak dan akan beruntung.

Nabi Muhammad saw juga sudah memberikan isyarat tentang perlunya memperingati kelahiran Nabi sebagaimana hadis riwayat Muslim yang bersumber dari Abu Qotadah Al Anshory r.a :

أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلعم سُئِلَ عَنْ صَوْمِ اْلإِثْنَيْنِ فَقَالَ فِيْهِ وُلِدْتُ وَفِيْهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ
Artinya :
“Sesungguhnya Rosulullah saw ditanya seorang sahabat tentang puasa hari Senin, maka beliau menjawab, sebab di hari Senin itu hari kelahiranku, dan wahyu diturunkan kepadaku”. ( HR. Muslim)
Dari hadis ini Nabi sendiri juga memulyakan hari kelahirannya, dengan berpuasa (amal yang baik).
(Pelajari juga: Hikmah dan Keutamaan Memperingati Maulid Nabi)

Beberapa pendapat tentang memperingati Maulid Nabi

Di kalangan umat Islam ada beberapa pemahaman tentang memperingati Maulid nabi saw :
  1. Golongan yang terbesar, yaitu yang merayakan Maulid Nabi setiap bulan Robi’ul Awwal, bahkan di bulan-bulan yang lain atau tiap-tiap malam Senin atau Jum’at dengan membaca Barzanji, membaca Marhaban dan kitab-kitab Maulid lainnya, sebagaimana yang biasa diamalkan umat Islam sejak dahulu. Golongan ini ada yang hanya membaca Barzanji saja, atau ada pula yang diteruskan dengan pengajian atau ceramah tentang riwayat dan perjuangan Nabi. Semua itu dengan maksud untuk melahirkan kecintaannya kepada nabi Muhammad saw.
  2. Golongan umat Islam yang nerayakan maulid nabi tiap Bulan Robiul Awal, tetapi tidak dengan membaca Barzanji, tidak membaca Marhaban, atau kitab-kitab Maulid lainnya, karena dianggap tidak ada tuntunannya.
  3. Golongan yang ekstrim, yaitu tidak mau merayakan peringatan maulid Nabi sama sekali, karena hal itu dianggap bid’ah yang harus ditinggalkan.

Monday, 14 December 2015

Hikmah dan Keutamaan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Blog Khusus Doa - Menurut fatwa seorang Ulama besar : Asy-Syekh Al Hafidz As-Suyuthi menerangkan bahwa mengadakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad Saw, dengan cara mengumpulkan banyak orang, dan dibacakan ayat-ayat al-Quran dan diterangkan (diuraikan) sejarah kehidupan dan perjuangan Nabi sejak kelahiran hingga wafatnya, dan diadakan pula sedekah berupa makanan dan hidangan lainnya dengan cara yang tidak berlebihan adalah merupakan perbuatan Bid’ah hasanah, dan akan mendapatkan pahala bagi orang yang mengadakannya dan yang menghadirinya, sebab merupakan wujud kegembiraan, dan kecintaan / mahabbah kapada Rosullullah saw.

Seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad Saw :
مَنْ أَحَبَّنِى كَانَ مَعِيْ فِي الْجَنـَّةِ
Artinya :
Barang siapa yang senang, gembira, dan cinta kepada saya maka akan berkumpul bersama dengan saya masuk surga

Dalam kitab “Anwarul Muhammadiyah“ karangan : Syekh Yusuf Bin Ismail An-Nabhani, diterangkan bahwa pada saat hari kelahiran Nabi Muhammad Saw, seorang wanita budak belian dari Abu Lahab (tokoh kafir jahiliyyah) yang bernama Tsuwaibah menyampaikan kabar gembira tentang kelahiran Nabi Muhammad Saw kepada Abu Lahab. Karena senangnya Abu Lahab mendapat berita itu, spontan budak wanitanya yang bernama Tsuwaibah itu dibebaskan dan dihadiahkan kepada Siti Aminah : Ibunda Muhammad Saw untuk menyusui bayinya tersebut.

Ketika Abu Lahab telah meninggal dunia seorang sahabat Nabi ada yang bertemu dalam mimpinya dan menanyakan tentang nasibnya di akhirat.

Abu Lahab menjawab : Saya disiksa selama-lamanya karena kekafiran saya tetapi pada tiap-tiap hari senin saya diberi keringanan dari siksaan bahkan aku bisa mencium dua jari tanganku dan bisa keluar airnya untuk saya minum.

Dan ketika ditanya : mengapa bisa demikian? Abu Lahab menjawab : Ini adalah merupakan hadiah dari Allah karena kegembiraanku pada saat kelahiran Nabi Muhammad Saw.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Dalam sebuah hadits dikatakan :
مَنْ عَظَّمَ مَوْلِدِىْ كُنْتُ شَفِيْعًا لَهُ يَـوْمَ الْقِيَا مَةِ. وَمَنْ أَنْفَقَ دِرْهَمًا فِى مَوْلِدِى فَكَأَ نَّمَا اَنْفَقَ جَبَلاً مِنْ ذَ هَبٍ فِى سَبِيْلِ اللهِ
Artinya :
Barang siapa yang memulyakan / memperingati hari kelahiranku maka aku akan memberinya syafa’at pada hari kiamat. Dan barang siapa memberikan infaq satu dirham untuk memperingati kelahiranku, maka akan diberi pahala seperti memberikan infaq emas sebesar gunung fi sabilillah.

Sahabat Abu Bakar Ash-Shidiq berkata :
مَنْ أَنْفَقَ دِرْ هَماً فِى مَوْ لِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ رَفِيْقِيْ فِى الْجَنَّةِ
Artinya :
“Barang siapa yang memberikan infaq satu dirham untuk memperingati kelahiran Nabi Saw : akan menjadi temanku masuk surga”.

Sahabat Umar Bin Khoththob berkata :
مَنْ عَظَّمَ مَوْ لِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَدْ أَحْيَا اْلإِسْلاَمَ
Artinya :
“Barang siapa yang memuliakan / memperingati kelahiran Nabi Saw, berarti telah menghidupkan Islam”.

Sahabat Ali Bin Abi Tholib berkata :
مَنْ عَظَّمَ مَوْ لِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَخْرُجُ مِنَ الدُّنْياَ اِلاَّ بِاْلإِ يْمَانِ
Artinya :
“Barang siapa yang memuliakan / memperingati kelahiran Nabi Saw, apabila pergi meninggalkan dunia pergi dengan membawa iman”.

Melihat besarnya pahala tersebut maka banyaklah kaum muslimn muslimat yang selalu melahirkan rasa cintanya kepada Nabi dan mengagungkan hari kelahiran Nabi dengan cara-cara yang terpuji seperti pada tiap-tiap malam Senin atau malam Jum’at mengadakan jama’ah membaca kitab Al- Barzanji, sholawat maulud, dan ada pula yang menyediakan tabungan yang berwujud uang hasil tanaman atau sebagian gajinya untuk kepentingan memperingati kelahiran Nabi Saw.

Sunday, 6 December 2015

Bacaan Doa untuk Penangkal Penyakit

Blog Khusus Doa - Salah satu hal atau resiko hidup yang sering di alami oleh manusia adalah sakit, dimana kondisi ini membuat seseorang tidak lagi fit seperti biasanya. Banyak faktor dan penyebab yang mempengaruhi seseorang menjadi sakit.

Padahal, setiap manusia pasti ingin memiliki tubuh yang sehat dan terhindar dari segala macam penyakit. Tapi kenapa ada orang yang sering sekali sakit. Sehingga muncul ungkapan sedikit-sedikit sakit. Bisa jadi ini penyebabnya tubuh yang begitu ringkih dan tak mampu melawan sakit.

(Pelajari juga: Kumpulan Doa-doa Orang Sakit)

Ada beberapa hal yang bisa membuat seseorang mudah sakit atau menyebabkan mudahnya terjadi penularan, tergantung dari penyakit apa yang menjangkitinya. Gaya hidup yang dijalani juga bisa menjadi pemicu seperti merokok yang membuat cilia (bulu di hidung dan paru-paru yang berfungsi melawan penyakit) mati, serta perokok cenderung memiliki kadar zat besi yang rendah sehingga orang lebih rentan terhadap kuman atau bakteri.

Doa untuk menangkal penyakit agar tetap sehat selalu
Ilustrasi: Berdoa

Pola makan yang buruk akan membuat seseorang kekurangan nutrisi penting sehingga tubuh menjadi tidak fit atau tidak kuat melawan penyakit. Mengonsumsi makanan yang sehat, seimbang dan mengandung air cukup bisa membantu sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat.

Faktor lain yang bisa membuat orang gampang sakit-sakitan adalah tingkat stres tinggi, depresi yang tidak terdiagnosis, tidak menjaga kebersihan dengan baik seperti jarang cuci tangan, fungsi tiroid yang rendah serta penyakit tertentu yang membuat sistem kekebalan tubuh menurun. Dan masih banyak lagi....

Nah, selain memperhatikan hal-hal diatas agar tidak mudah terkena sakit, kita juga dianjurkan untuk memohon kepada Allah SWT agar selalu diberi kesehatan baik jasmani dan rohani, dijauhkan dari segala jenis penyakit. Salah satu doa yang dapat kita amalkan untuk penangkal penyakit adalah sebagai berikut :

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ. لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ
Artinya :
Maha Suci Allah dan dengan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah lagi Maha Agung. Tiada daya dan upaya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

(Pelajari juga: Hikmah dan Makna Sakit dalam Pandangan Islam)

Itulah beberapa faktor penyebab mudah sakit yang harus kita waspadai, dan kemudian kita memohon kepada Allah SWT dengan memanjatkan doa agar supaya selalu diberi kesehatan dan terjaga dari sakit dengan memanjatkan doa penangkal sakit seperti yang sudah di paparkan diatas. Semoga apa yang baru saja kami share pada kesempatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Monday, 30 November 2015

Doa Ketika Telinga Berdenging / Berdengung

Blog Khusus Doa - Tentunya Anda pernahkah mengalami telinga berdengung atau berdenging. Biasanya apa yang Anda lakukan ketika telinga berdenging? apakah membaca doa ketika telinga berdengung/berdenging?

Banyak faktor yang menyebabkan telinga seseorang berdengung. Secara medis, setidaknya ada dua penyebab telinga berdengin. Pertama; pengebab ringan yaitu telinga yang berdengin karena disebabkan mendengar suara yang keras, kekurangan zat besi, infeksi telinga, banyak kotoran, cemas dan stres serta penurunan daya pendengaran. Kedua; penyebab serius yaitu adanya tumor di kepala atau leher, tekanan darah tinggi, penyakit meniere, dll.
doa ketika telinga berdengin dan cara mengotasi telinga berdengung
Ilustrasi: Telinga berdenging

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mengatasi hal tersebut, antara lain:
  1. Relaksasi
    Cemas dan stres akan memperparah tinnitus. Berpikirlah positif dan lakukan relaksasi untuk mengurangi stres.
  2. Konsumsi obat antidepresan.
    Jika stres yang diakibatkan tinnitus tidak mudah dihilangkan dengan relaksasi, Anda dapat mengonsumsi obat antidepresan sesuai anjuran dokter.
  3. Hindari ruang hening
    Karena Anda akan makin jelas mendengar dengingan. Sebaiknya dengarkan suara-suara yang lebih nyaman dan menyenangkan untuk Anda dengan volume yang rendah. Ini akan membantu untuk mengalihkan pendengaran Anda. Lakukan pula ketika akan tidur.
  4. Gunakan alat bantu dengar.
    Setelah berkonsultasi dengan dokter, Anda mungkin dapat menggunakan alat bantu dengar. Dengan menggunakannya, suara normal akan terdengar lebih jelas dan mengalahkan suara dengingan. Alat ini ditujukan untuk mereka yang memiliki gangguan pendengaran seperti tinnitus, atau bahkan tuli.
  5. Berdoa
    Ini merupakan cara atau usaha kita yang terakhir dalam hal apapun, termasuk ketika telinga berdengin. Karena, semua cara dan usaha yang diiringi dengan doa maka insya Allah hasilnya akan lebih cepat dan sesuai harapan. Amin.

    Adapun untuk bacaan doa ketika telinga berdengaung adalah sebagai berikut :
    ذَكَرَاللهُ بِخَيْرٍ مِنْ ذَكَرَنِىْ
    Artinya :
    Semoga Allah mengingat dengan dengan baik pada orang yang ingat padaku
(Pelajari juga: Doa Ketika Sakit Mata)

Itulah beberapa penyebab telinga berdenging serta cara mengatasinya termasuk dengan doa ketika telinga berdengung. Semoga apa yang baru saja kami share pada kesempatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Sunday, 29 November 2015

Bacaan Doa Ketika Sujud Syukur

Blog Khusus Doa - Sujud syukur adalah ungkapan rasa terima kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat dan karunia yang diberikan kepada kita. Mensyukuri nikmat yang Allah berikan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya yaitu dengan sujud syukur. Dengan demikian, sujud syukur merupakan perwujudan dari ungkapan rasa terima kasih seorang hamba kepada Allah SWT dalam rangka mencapai rida-Nya.

Banyak hal yang menyebabkan seseorang melakukan sujud syukur, misalnya karena mendapat kenikmatan, mendapatkan rezeki yang melimpah, terhindar dari kecelakaan dan lain sebagainya, yang mana dengan kejadian tersebut membuat seseorang itu menjadi sangat senang, bahagia dll.

Berikut adalah dalil tentang sujud syukur :

عن ابى بكرة انّ النّبيّ صلّى الله عليه وسلّم كان إذاأتاه أمر يسرّه أوبشرى خرّ ساجدا شكرالله
Artinya :
"Dari Abu Bakrah: Bahwa Nabi Muhammad saw. apabila datang kepada beliau sesuatu yang menggembirakan, atau kabar suka, beliau terus sujud semata-mata berterima kasih kepada Allah." (HR. Abu Daud)
Tata Cara sujud syukur dan bacaan doa sujud syukur
Ilustrasi: Sujud Syukur

Adapun untuk bacaan ketika sujud syukur yaitu sama seperti bacaan sujud ketika sholat, yaitu :

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Setelah membaca doa diatas, dapat juga ditambahkan dengan bacaan doa apapun yang kita kehendaki, misalnya bacaan doa berikut ini :

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Artinya :
"Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat- Muyang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai, dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh aku bertaubat kepada Engkau dan sungguh aku termasuk orang muslim." (Q.S. Al-Ahqaf: 15)

Pelajari Juga: Bacaan Sujud Sahwi dan Tata Caranya

Itulah lafadz doa ketika sujud syukur yang dapat kita amalkan. Perlu diketahui, sujud syukur tidak disyaratkan menghadap kiblat, juga tidak disyaratkan dalam keadaan suci karena sujud syukur bukanlah shalat. Namun hal-hal tadi hanyalah disunnahkan saja dan bukan syarat. Demikian pendapat yang dianut oleh Ibnu Taimiyah rahimahullah yang menyelisihi pendapat ulama madzhab. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu bersyukur atas apa yang dikaruniakan oleh Allah SWT. Amin.

Tuesday, 24 November 2015

Doa Mengobati Penyakit Bisul

Blog Khusus Doa - Bisul merupakan penyakit yang timbul karena adanya infeksi pada kulit dengan ciri-ciri timbulnya benjolan kemerahan pada kulit dan kemudian membesar hingga mata nanah berwarna putih terlihat di tengah-tengah benjolan dan tentunya rasa panas dan nyeri disekitar bisul menyertai penyakit ini.

Bisul biasa terjadi pada bagian lipatan tubuh seperti pada ketiak atau lipatan pangkal paha, namun bisa juga terjadi pada bagian permukaan kulit lainnya seperti pantat, muka, leher atau bagian lainnya. Penyakit bisul ini bisa terjadi karena faktor makanan ataupun minuman yang tidak bersih karena mengandung bakteri yang menyebabkan bisul.

Banyak cara untuk mengobati penyakit bisul. Jika bisul masih tergolong ringan maka bisa disembuhkan dengan mengoleskan salep antibiotik, dan salep ini sangat efektif untuk mengatasi bisul. Namun jika bisul sudah membesar dan agak dalam selain salep antibiotik maka diperlukan juga obat antibiotik yang diminum.

Ilustrasi: Berdoa
Atau bisa juga mengobati bisul dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti:
  1. Daging lidah buaya dihancurkan lalu oleskan pada bisul.
  2. Getah kamboja dioleskan pada bisul.
  3. Daun kamboja yang sudah dilemaskan dioleskan dengan minyak kelapa lalu tempelkan pada bisul.
  4. Daun pare yang sudah dicuci bersih lalu direbus 3 gelas menjadi 1 gelas, disaring dan diminum setelah agak dingin.
  5. Daun murbei yang sudah dicuci bersih lalu direbus 2 gelas menjadi 1 gelas, disaring dan diminum setelah agak dingin.

Selain cara dan/atau usaha diatas untuk mengobati bisul, kita juga perlu berdoa kepada Allah SWT agar segera diberi kesembuhan atas penyakit bisul tersebut. Karena usaha tanpa doa tidaklah cukup, begitu juga sebaliknya. Maka setelah kita berusaha semaksimal mungkin selanjutnya kita berdoa.

Dan berikut adalah lafaddoa untuk mengobati sakit bisul lengkap dalam bahasa arab, tulisan latin dan terjemahannya.
اَللهُمَّ مُصَغِّرَالْكَبِيْرِ وَمُكَبِّرَالصَّغِيْرِ صَغِّرْ مَابِى
ALLAAHUMMA MUSHAGHGIRAL KABIIRI WA MUKABBIROSH SHOGHIIRI SHOGH-GHIR MAA BII
Artinya :
Wahai Tuhanku, Dzat yang telah mengecilkan yang besar, dan membesarkan yang kecil. Kecilkanlah apa yang ada padaku (penyakit bisul)

Itulah lafadz doa ketika sakit terkena penyakit bisul yang bisa kita amalkan. Semoga dengan usaha serta doa kita untuk mengobati penyakit yang ada pada diri kita, Allah SWT segera mengangkat penyakit-penyakitnya. Amin, dan selalu diberi kesehatan oleh-Nya baik kesehatan jasmani dan rohani. Semoga bermanfaat. Amin.

Friday, 20 November 2015

Doa Mengobati Sakit Mata

Blog Khusus Doa - Mata adalah salah satu anugerah terbesar yang diberikan oleh Allah SWT kepada semua hamba-Nya. Dengan mata kita bisa melihat indahnya dunia, bisa melihat mana hal-hal yang baik dan mana hal yang buruk. Maka bersyukurlah kita semua hingga sampai saat ini masih diberi anugerah yang luar biasa, kenikmatan yang begitu nikmat yakni kesehatan mata.

Ketika kita dicoba dengan cobaan sakit mata, tentu ini sangat mengganggu penghilahatan kita, kita tidak bisa menikmati indahnya alam semesta dengan sempurna, tidak seperti biasanya saat mata kita sehat. Maka bersyukurlah bagi kita semua yang masih diberi kesehatan. Namun jika ada teman-teman yang kebetulan sedang sakit mata, jangan lupa berusaha untuk menyembuhkannya. Selain itu juga jangan lupa untuk berdoa agar supaya penyakit yang mengganggu penglihatan kita ini cepat di angkat oleh Allah SWT.

bacaan doa mengobati sakit mata agar cepat sembuh
Ilustrasi: Berdoa


Berikut adalah lafaddoa untuk mengobati sakit mata lengkap dalam bahasa arab, tulisan latin dan terjemahannya.
شِفَاءُ كُلِّ دَاءٍ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

SYIFAA-U KULLI DAA-IN BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROOHIMIINA
Artinya :
Obat dari segala penyakit. Dengan ramah-Mu Wahai Dzat Yang Paling Penyayang dari semua yang penyayang.

Itulah bacaan doa ketika sakit mata yang bisa kita amalkan. Semoga dengan usaha serta doa kita untuk mengobati penyakit yang ada pada diri kita, Allah SWT segera mengangkat penyakit-penyakitnya. Amin, dan selalu diberi kesehatan oleh-Nya baik kesehatan jasmani dan rohani. Semoga bermanfaat. Amin.

Monday, 16 November 2015

Doa Mengobati Sakit Kepala

Blog Khusus Doa - Ketika kita sakit kepala tentu hal ini sangat mengganggu aktifitas. Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mengobati sakit kepala tersebut agar segera sembuh, misalnya mengkonsumsi obat khusus sakit kepala atau banyak-banyak istirahat dan lain-lain.

Selain cara tersebut yang bisa kita lakukan untuk mengobati sakit kepala, kita juga dianjurkan untuk berdoa, memohon kepada Allah SWT agar supaya penyakit sakit kepala segera disembuhkan, baik lantaran obat yang kita minum atau bahkan lantaran doa yang kita panjatkan.

(Pelajari juga: Doa Minum Obat Agar Cepat Sembuh dari Penyakit)

Bacaan Doa Ketika Sakit Kepala - Obat Alami Sakit Kepala
Ilustrasi: Sakit Kepala

Dan berikut adalah bacaan doa untuk mengobati sakit kepala lengkap dalam bahasa arab, tulisan latin dan terjemahannya.

بِسْمِ اللهِ خَيْرِاْلاَسْمَآءِ بِسْمِ اللهِ رَبِّ السَّمَآءِ وَاْلاَرْضِ بِسْمِ اللهِ الَّذِى اسْمُهُ بَرَكَةٌ وَشِفَاءٌ بِسْمِ اللهِ الَّذِى لاَيَضُرُّمَعَ اسْمِهِ سُمٌّ وَلاَ دَاءٌ بِسْمِ اللهِ الَّذِى لاَيَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فِى اْلاَرْضِ وَلاَفِى السَّمَآءِ
Artinya :
Dengan nama Allah sebaik-baik semua nama dengan nama Allah, Tuhan langit dan bumi. Dengan nama Allah, Dzat yang namanya membawa obat. Dengan nama Allah, Dzat yang di tanganNya tersedia obat. Dengan nama Alah, Dzat yang tiada membahayakan bersama nama-Nya racun dan tiada pula penyakit. Dengan nama Alah yang tiada membahayakan bersama nama-Nya segala sesuatu yang ada di bumi dan di langit.

(Pelajari juga: Doa Orang Sakit yang Tak Kunjung Sembuh)

Itulah lafadz doa mengobati sakit kepala yang bisa kita amalkan. Semoga dengan usaha serta doa kita untuk mengobati penyakit, Allah SWT segera mengangkat penyakit-penyakit yang ada di dalam diri kita, dan selalu diberi kesehatan oleh-Nya baik kesehatan jasmani dan rohani. Semoga bermanfaat. Amin.

Sunday, 15 November 2015

Bacaan Sujud Sahwi Lengkap Cara Sujud Sahwi

Blog Khusus Doa - Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan ketika kita meninggalkan atau lupa melaksanakan salah satu sunnah ab'adush-sholat, seperti lupa membaca doa qunut sholat subuh.

Dalam prakteknya, sujud sahwi dilakukan setelah tahiyyat akhir sebelum salam. Jadi, setelah membaca tahiyyat akhir dilanjutkan sujud (sujud sahwi) seraya membaca takbir ketika turun sujud. Adapun bacaan sujud sahwi adalah sebagai berikut :
سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَنَامُ وَلاَيَسْهُوْ
SUBHAANA MAL-LAA YANAAMU WALAA YASHUU

Dibaca 3 kali. Kemudian bangun dari sujud, dan duduk diantara dua sujud seperti sujud biasanya, kemudian sujud lagi dengan membaca bacaan yang sama seperti bacaan sujud sahwi diatas, kemudian bangun dari sujud, duduk dan salam.

CAra sujud sahwi lengkap bacaan sujud sahwi
Ilustrasi: Sujud Sahwi

Hal-hal yang Menyebabkan Sujud Sahwi

  1. Meninggalkan pekerjaan shalat yang termasuk kategori sunat ab'adl baik sebagian atau seluruh.
  2. Melakukan pekerjaan yang bisa membatalkan shalat (batal jika dilakukan secara sengaja) namun dalam keadaan lupa. Contoh kasus, memanjangkan atau berlama-lama pada waktu i'tidal merupakan contoh hal yang membatalkan shalat jika dilakukan secara sengaja, namun ternyata kita melakukannya tanpa sengaja/lupa. Nah, hal tersebut tidak membuat batal shalat karena lupanya, namun tetap disunatkan melakukan sujud sahwi sebelum salam.
  3. Memindahkan rukun qouli/ucapan pada bukan tempatnya, contohnya membaca surat al fatihah pada waktu duduk.
  4. Menambah rukun/pekerjaan shalat, contoh : jika seseorang sedang membaca tahiyat akhir pada shalat maghrib, kemudian timbul keraguan dalam hati bahwa dia merasa belum atau sudah melakukan ruku pada rakaat ke 3. Tanpa pikir panjang dia memantapkan hati bahwa dia belum melakukan ruku, kemudian dari posisi sedang membaca tasyahud langsung beralih ke posisi berdiri menuju takbir ruku sampai akhirnya melakukan tasyahud pada rakaat terakhir. Ketika membaca tasyahud, ternyata timbul lagi ingatan beliau dan merasa yakin bahwa sebetulnya ruku yang tadi diragukan belum dilaksanakan ternyata tidak ditinggalkan. Nah, jika ada kasus seperti ini, maka sebelum salam, lakukan sujud sahwi terlebih dahulu.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan kita melakukan sujud sahwi dalam sholat, cara sujud sahwi serta bacaan sujud sahwi lengkap. Semoga bermanfaaat.

Thursday, 12 November 2015

10 Penyebab Doa Tertolak serta Manfaat Doa yang Ditolak

Blog Khusus Doa - Tentunya kita mengharapkan agar doa kita dikabulkan oleh Allah SWT. Namun faktanya masih banyak dari kita yang merasa bahwa doa kita sering tidak terkabul. Meskipun demikian, janganlah kita berprasangka bahwa Allah SWT tidak memenuhi janji-janjiNya, melainkan kita harus mengoreksi diri, mencari tahu apa yang menyebabkan doa seseorang ditolak?

Seperti kita ketahui, bawasanya doa adalah memohon kepada Allah agar Dia berkenan mengarapkan keinginan kita, seraka kita melaksanakan dan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai maksud tersebut. Doa merupakan bentuk ikhtiar. Jika doa tidak disertai dengan usaha, maka sama halnya dengan seseorang yang hendak menuju ke suatu tempat tetapi ia tidak berusaha melangkahkan kakinya, maka ia tidak akan sampai pada tujuannya.

Dalam hal permohonan doa, apabila kita yakin bahwa Allah Maha Kuasa dan memperkannkan, pasti permohonan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Tetapi apabila kita tidak yakin, ragu-ragu akan kemurahan Allah, maka Allah tidak akan memperkenankan doanya.

10 Faktor Penyebab Doa Di Tolak Oleh Allah SWT
Ilustrasi: Berdoa


Ibrahim bin Adham seorang ulama tokoh sufi mengemukakan bahwa ada 10 faktor tertolaknya doa. Diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Seseorang meyakini adanya Allah, tetapi ia tidak mau menjalankan perintahNya
  2. Seseorang mungkin mencintai Rasulullah SAW, tetapi ia tidak mengikuti sunnah-sunnahNya
  3. Seseorang mengetahui bahwa setan adalah musuh yang nyata baginya, tetapi ia telah mengikuti langkah-langkahnya
  4. Seseorang telah membaca dan memahami Al-Qur'an, tetapi ia tidak mau mengamalkan isi yang terkandung di dalamnya
  5. Seseorang menyatakan takut akan siksa api neraka, tetapi ia tidak berhenti melakukan dosa dan maksiat
  6. Seseorang yang selalu berdoa agar dapat masuk surga, tetapi ia meninggalkan amalan persyaratan untuk masuk surga
  7. Seseorang meyakini bahwa kematina itu pasti akan datang, tetapi ia tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya
  8. Seseorang itu telah menikmati rizki Allah, tetapi ia tidak mensyukurinya
  9. Seseorang itu telah menguburkan orang mati, tetapi ia tidak mengambil pelajarannya
  10. Seseorang yang sibuk mencari aib dan cacaat orang lain tetapi ia telah melupakan aib dan cacatnya sendiri

Adapun hikmah tertolaknya doa tersebut Allah SWT tidak akan mengingkari janji-janjiNya. Dia Maha Mengetahui atas segala sesuatu yang terbaik bagi hambaNya. Tidak disegerakannya memperoleh apa yang dimohonkan. Mungkin hal itu sengaja diperlambat oleh Allah demi kemaslahatan hambaNya itu sendiri.

Kemungkinan yang lain jika doa yang senantiasa kita panjatkan belum terkabulkan, itu mungkin dapat menjadi simpanan di akhirat yang akan menambah beratnya timbangan kebaikan dari ibadah doa kita, atau mungkin juga Allah langsung menghindarkan kita dari bahaya ataupun bencana yang akan terjadi, sehingga kita tetap dalam keselamatan.

Monday, 2 November 2015

Doa Mohon Budi Pekerti yang Luhur atau Baik

Blog Khusus Doa - Secara umum Budi Pekerti berarti moral dan kelakuan yang baik dalam menjalani kehidupan. Ini merupakan tuntunan moral yang paling penting untuk orang Jawa tradisional. Budi Pekerti adalah induk dari segala etika ,tatakrama, tata susila, perilaku baik dalam pergaulan , pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Pertama-tama budi pekerti ditanamkan oleh orang tua dan keluarga dirumah, kemudian disekolah dan tentu saja oleh masyarakat secara langsung maupun tidak langsung.

Budi Pekerti yang mempunyai arti yang sangat jelas dan sederhana, yaitu : Perbuatan( Pekerti) yang dilandasi atau dilahirkan oleh Pikiran yang jernih dan baik ( Budi).

Dengan definisi yang teramat gamblang dan sederhana dan tidak muluk-muluk, kita semua dalam menjalani kehidupan ini semestinya dengan mudah dan arif dapat menerima tuntunan budi pekerti. Budi pekerti untuk melakukan hal-hal yang patut, baik dan benar.Kalau kita berbudi pekerti, maka jalan kehidupan kita paling tidak tentu selamat, sehingga kita bisa berkiprah menuju ke kesuksesan hidup, kerukunan antar sesama dan berada dalam koridor perilaku yang baik.

Sebaliknya, kalau kita melanggar prinsip-prinsip budi pekerti, maka kita akan mengalami hal-hal yang tidak nyaman, dari yang sifatnya ringan, seperti tidak disenangi/ dihormati orang lain, sampai yang berat seperti : melakukan pelanggaran hukum sehingga bisa dipidana.



Berikut adalah bacaan doa mohon budi pekerti yang baik / luhur

اَللهُمَّ اهْدِنِى ِلاَحْسَنِ اْلأَخْلاَقِ فَاِنَّهُ لاَيَهْدِى ِلاَحْسَنِهَا اِلاَّ اَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّى سَيِّئَهَا فَاِنَّهُ لاَيَصْرِفُ سَيِّئُهَا اِلاَّ اَنْتَ
Artinya :
Wahai Tuhanku, tunjukkanlah kepadaku sebaik-baik budi pekerti, karena sesungguhnya tidak ada yang menunjukkannya kecuali hanya Engkau. Dan palingkanlah aku dari budi pekerti yang jelek, karena sesungguhnya tidak ada yang memalingkannya kecuali hanya Engkau.

Teman-teman, itulah bacaan doa mohon budi pekerti yang luhur. Esensi Budi Pekerti, secara tradisional mulai ditanamkan sejak masa kanak-kanak, baik dirumah maupun disekolah, kemudian berlanjut dalam kehidupan dimasyarakat.

Sunday, 1 November 2015

Doa setelah Cebok (Istinja') Kencing atau Berak

Blog Khusus Doa - Ahamdulillah hingga detik ini kami masih bisa diberi kenikmatan untuk berbagi kumpulan doa-doa islami. Adapun doa yang akan kami share pada kesempatan ini yaitu doa cebok atau istinja' setelah kencing atau buang air besar (berak).

Isi kandungan dalam doa istinja/cebok setelah kencing/berak yaitu kita memohon kepada Allah SWT agar supaya hati kita disucikan dari sifat pura-pura atau munafik serta memohon agar kemaluan kita terjaga atau terpelihara dari perbuatan keji.

Berikut adalah bacaan doanya:
اَللهُمَّ طَهِّرُ قَلْبِىْ مِنَ النِّفَاقِ وَحَصِّنْ فَرْخِىْ مِنَ الْفَوَاحِشِ
ALLAAHUMMA THAHHIR QALBII MINAN NIFAAQI WA HASHSHIN FAJRII MINAL FAWAAHISYI
Artinya :
Wahai Tuhanku, sucikanlah hatiku dari sifat kepura-puraan (munafiq) serta peliharalah kemaluanku dari perbuatan keji
Ilustrasi: Buang air kecil/besar


Teman-teman, itulah bacaan doa setelah cebok (istinja) ketika kencing atau buang air besar yang dapat kita amalkan setiap hari. Mudah-mudahan kita semua termasuk orang-orang yang selalu bisa menjaga kemaluan kita dari perbuatan zina. Amien.

Monday, 26 October 2015

Doa Mohon di Naikkan Derajat Lengkap

Blog Khusus Doa - Mungkin kita sering mendengar bahwa "Derajat manusia di sisi Tuhannya bukan karena hartanya". Ya, memang kita sebagai manusia sama saja derajatnya di hadapan Allah SWT, kecuali iman dan ketaqwaan kita yang membedakannya.

Tetapi tidak bisa di pungkiri bahwa di mata manusia derajat seseorang biasanya dijadikan nilai lebih bagi seseorang. Yang mana biasanya jika ada seseorang yang pangkat atau derajatnya lebih tinggi maka akan disegani, sedangkan yang lebih rendah akan dipandang sebelah mata. Sungguh sangat memilukan.

Nah, agar derajat kita tetap di junjung tinggi baik di mata Allah SWT maupun oleh sesama, maka bertaqwalah kepada Allah SWT serta berbuat baik kepada sesama, saling menghormati, dll. Selain itu, kita juga bisa memanjatkan doa mohon diberi derajat oleh Allah SWT.


Berikut adalah bacaan doanya:
اَللهُمَّ اِنِّيْ ضَعِيْفٌ فَقَوِّنِيْ وَاِنِّيْ ذَلِيْلٌ فَأَعِزَّنِيْ وَاِنِّيْ فَقِيْرٌ فَأَغْنِنِيْ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

ALLOOHUMMA INNII DLO'IIFUN FAQOWWINII WA INNII DHALILLLUN FA-A'IZZAANII WA INNII FAQHRUN FA-AGHNINII YA ARHAMAR ROOHIMIINA
Artinya :
Ya Allah! Sesungguhnya aku ini lemah maka kuatkanlah aku, dan aku ini hina maka muliakanlah aku, dan aku fakir maka kayakanlah aku, wahai Dzat yang maha pengasih.

Dari doa diatas, kita menyadari bahwa kita ini adalah makhluk yang lemah, hina dan fakir maka kita berdoa mohon agar diberi kekuatan, kemuliaan serta kekayaan atas diri kita. Semoga Allah SWT senantiasa mendengarkan doa kita semua serta mengabulkannya. Amin.

Demikian yang dapat kami share pada kesempatan yang baik ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca semua.

Wednesday, 30 September 2015

Doa Nabi Yunus Ketika Dalam Perut Ikan Paus (Doa Dzun Nuun)

Blog Khusus Doa - Berikut ini akan kami share Bacaan Doa Ketika Nabi Yunus a.s Berada Dalam Perut Ikan Nun. Seperti diketahui, Nabi Yunus adalah seorang nabi dalam agama samawi yakni Islam, Yahudi dan Kristen. Beliau ditugaskan untuk berdakwah kepada orang Assyiria di Ninawa - Iraq, yaitu suatu kaum yang keras kepala, penyembah berhala, dan suka melakukan kejahatan.

Singkat cerita, selama di Ninawa hanya ada 2 orang yang bersedia menjadi pengikutnya, yaitu Rubil (seorang yang alim bijaksana) dan Tanuh (seorang yang tenang dan sederhana). Karena Nabi Yunus tidak tahan lagi dengan kaum Ninawa yang keras kepala, kemudian Ia pergi dengan marah dan jengkel sambil meminta Allah menghukum mereka (Kaum Ninawa).

Keadaan Nabi Yunus setelah pergi dari Ninawa tidak menentu. Ia mengembara tanpa tujuan dengan putus asa dan merasa berdosa. Akhirnya ia tiba di sebuah pantai, dan melihat sebuah kapal yang akan menyeberangi laut. Ia menumpang kapal itu, dan ketika telah berlayar tiba-tiba terjadi badai yang hebat. Kapal bergoncang, dan para penumpang sepakat untuk mengurangi beban dengan membuang salah seorang di antara mereka ke laut.

Doa Nabi Yunus saat dimakan ikan paus,
Ilustrasi: Ikan Paus


Undian pertama jatuh pada Yunus, namun undian diulang karena penumpang merasa Yunus tidak layak dibuang sedang ia orang yang mulia. Tapi pada pengulangan yang kedua, dan ketiga, tetap nama Yunus yang keluar. Yunus sadar itu adalah kehendak Allah, ia kemudian rela menjatuhkan diri ke laut. Allah kemudian mengirim ikan Nun (paus) untuk menelan Yunus. Di dalam perut ikan Nun, Yunus bertobat meminta ampun dan pertolongan Allah, ia bertasbih selama 40 hari dengan berkata dan/atau berdoa sebagai berikut :

Doa Nabi Yunus Dalam Perut Ikan Nun (Paus)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN
Artinya :
Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat dzalim.

Allah SWT mendengar doa Yunus, dan Memerintahkan ikan nun mendamparkan Yunus di sebuah pantai. Allah Yang Maha Penyayang menumbuhkan pohon labu, agara Yunus yang kurus dan lemah tak berdaya dapat bernaung dan memakan buahnya. Setelah pulih, ia diperintahkan kembali ke Ninawa, dimana ia kemudian kaget melihat perubahan penduduk Ninawa yang telah beriman kepada Allah. Yunus kemudian mengajari mereka tauhid dan menyempurnakan iman mereka.

Doa Nabi Yunus ketika berada dalam perut ikan paus disebutkan dalam Al-Qur'an Surat Al-Anbiyaa' Ayat 87-88 yang berbunyi sebagai berikut :

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَى فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (٨٧) فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ (٨٨
Artinya :
Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam Keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), Maka ia menyeru dalam Keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim." Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. dan Demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman. (QS. Al-Anbiyaa' : 87-88)

Kisah Nabi Yunus ini juga pernah disebutkan oleh Nabi SAW :

دَعْوَةُ ذِى النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِى بَطْنِ الْحُوتِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ. فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ
Artinya :
“Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 3505. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Itulah bacaan doa nabi yunus ketika berada dalam perut ikan paus (nun) yang dapat kami share seperti dilansir dari berbagai sumber. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin 

Sumber Referensi :
* Wikipedia
* Rumaysho

Monday, 21 September 2015

Doa Mohon Kekuatan Iman Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Blog Khusus Doa - Doa penebal / kekuatan iman sudah sepatutnya kita panjatkan setiap hari agar supaya kita selalu diberi kekuatan keimanan untuk selalu beriman kepada Allah SWT, beriman kepada Kitab-kitab Allah serta Rasul dan para Malaikat Allah SWT.


Dilansir dari id.wikipedia.org, definisi Iman berdasarkan hadist merupakan tambatan hati yang diucapkan dan dilakukan merupakan satu kesatuan. Iman memiliki prinsip dasar segala isi hati, ucapan dan perbuatan sama dalam satu keyakinan, maka orang - orang beriman adalah mereka yang di dalam hatinya, disetiap ucapannya dan segala tindakanya sama, maka orang beriman dapat juga disebut dengan orang yang jujur atau orang yang memiliki prinsip, atau juga pandangan dan sikap hidup.

Ilustrasi: Membaca Al-Qur'an (Orang Beriman)

Allah SWT berfirman:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ(٢) الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ(٣) أُولَئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا لَهُمْ دَرَجَاتٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَمَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ(٤
Artinya :
Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (nikmat) yang mulia. (QS. Al-Anfaal : 2-4)

Menyandang gelar orang beriman adalah predikat yang mulia. Allah mensifati sifat orang-orang yang beriman sekaligus dalam 2 ayat, yaitu ayat ke 2 dan ke 3 dari surah Al-Anfaal, seperti yang sudah kami paparkan diatas.

Doa Mohon Penebal Iman / Kekuatan Iman

اَللهُمَّ اَعْطِنِىْ اِيْمَانًاصَادِقًا وَيَقِيْنًا لَيْسَ بَعْدَهُ كُفْرٌ وَرَحْمَةً اَنَالُ بِهَاشَرَفَ كَرَامَتِكَ فِى الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ

ALLOOHUMMA A'THINII IIMAANAN SHOODIQON WA YAQIINAN LAISA BA'DAHUU KUFRUN WA ROHMATAN ANAALU BIHAA SYAROFA KAROOMATIKA FID DUN YAA WAL AAKHIROTI
Artinya :
Ya Allah, berikanlah aku keimanan yang sejati dan keyakinan yang tidak disusuli oleh kekufuran, dan berilah aku rahmat untuk memperoleh kemuliaan karomah-Mu di dunia dan di akhirat.

Itulah sedikit penjelasan tentang orang yang beriman serta Lafadz Doa Mohon Diberi Penebal dan Kekuatan Iman. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang apabila mendengar nama Allah, bergetarlah hatinya. Jika dibacakan ayat-ayat Allah semakin bertambah imannya. Serta selalu diberi kekuatan iman kepada Allah SWT, Kitab-kitabnya, Nabi serta Malaikat-Nya. Amien

Sunday, 20 September 2015

Doa Nabi Ibrahim Ketika Dibakar Api Tidak Mempan

Blog Khusus Doa - Salah satu mukjizat Nabi Ibrahim yaitu tidak mempan ketika dibakar api yang sangat panas. Nabi Ibrahim dibakar dalam api yang menyala-nyala setelah menghancurkan berhala-berhala yang disembah oleh ayah dan kaumnya.

Di dalam Kitab Suci Al-Quran diterangkan; sebelum membakar Ibrahim, Raja Namrudz memerintahkan kaumnya untuk mendirikan sebuah bangunan yang tinggi yang bertujuan agar semua rakyatnya mengetahui tentang kejadian pembakaran ini.
قَالُوا ابْنُوا لَهُ بُنْيَانًا فَأَلْقُوهُ فِي الْجَحِيمِ
“Mereka berkata, “Dirikanlah sebuah bangunan untuk (membakar Ibrahim), lalu lemparkanlah dia kedalam api yang menyala-nyala itu.” (QS. As-Shaffat : 97).

Doa Nabi Ibrahim Saat Dibakar Agar Tidak Mempan
Ilustrasi: Api Menyala-nyala

Maka, setelah semuanya lengkap, mereka pun kemudian memasukan Ibrahim kedalam api yang panas. Semua orang mengira Ibrahim akan terbakar dan hangus didalamnya. Akan tetapi Allah menjadikan api itu dingin dan tidak bisa membakar Nabi Ibrahim a.s.

Dilansir dari Kumpulan Doa Mustajab, bahwa ketika Nabi Ibrahim diletakkan di atas tungku api, Jibril bertanya kepada Nabi Ibrahim, “Apakah engkau memerlukan sesuatu pertolongan dariku?" Nabi Ibrahim lantas menjawab, “Aku tidak memerlukan apa-apa pertolongan darimu.. Aku hanya memerlukan pertolongan dari Allah”

Kemudian Nabi Ibrahim menyebut kalimat atau berdoa. Dan berikut adalah kalimat doa Nabi Ibrahim ketika dibakar :

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Artinya :
"Cukuplah Allah menjadi penolong Kami dan Allah adalah Sebaik-baik Pelindung"

Dan dengan izin serta pertolongan Allah SWT, api yang sangat besar dan panas yang sedang membakar tubuh Ibrahim itu tidak mampu membinasakannya, karena api tersebut menjadi dingin dan menyelamatkan Nabi Ibrahim.

Allah SWT berfirman:
قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلامًا عَلَى إِبْرَاهِيمَ
Artinya :
Kami berfirman: "Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim". (QS. Al Anbiyaa' : 69)

Doa "HASBUNALLAH WA NI'MAL WAKIIL" juga merupakan salah satu doa atau kalimat yang diucapkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika perang badar, dan kemudian Allah SWT memberikan kemenangan kepada Baginda Rasul.

Firman Allah SWT:

الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Artinya :
(Yaitu) orang-orang (yang menta'ati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". (QS Ali 'Imran:173).

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dari ibn abas, yang artinya :
”Hasbunallah wa ni’mal wakiil (Cukuplah Allah bagi kami, dan ia adalah sebaik-baik tempat menyerahkan diri), di ucapkan oleh Ibrahim ketika ia di lemparkan ke dalam api, dan juga oleh muhammad saw. Sewaktu ia mendengar berita : Orang-orang itu sungguh telah menghimpuh tentara buat memerangimu” (HR . Bukhari)

Itulah Kalimat Doa Nabi Ibrahim ketika Dibakar yang juga diamalkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW ketika Perang Badar, yakni "HASBUNALLAH WA NI'MAL WAKIIL (Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung)" . dan dengan kalimat tersebut, Allah SWT menyelamatkan Nabi Ibrahim dari Panasnya Api serta memberi kemenangan bagi Nabi Muhammad ketika Perang Badar.

Maka dari itu, ketika kita sedang dalam kesusahan, kepayahan marilah kita dekatkan diri kepada Allah SWT dengan amalan-amalan baik, puasa, dzikir, sholat, membaca Al-Qur'an serta berdoa. Kalimat "HASBUNALLAH WA NI'MAL WAKIIL" bagus kita jadikan sebagai amalan, kerana ia mampu menenangkan jiwa dan menyejukkan hati. 

Sumber Referensi :
* Kumpulan Doa Mustajab
* Kolom Doa

Saturday, 19 September 2015

Doa Nabi Sulaiman A.S untuk Kekayaan Lengkap Penjelasannya

Blog Khusus Doa - Salah satu doa para nabi yang dicari-cari oleh mayoritas orang yaitu Doa Nabi Sulaiman untuk Penunduk dan/atau Kekayaan. Tentunya ada alasan tersendiri mengapa banyak orang yang ingin tahu Doa Nabi Sulaiman tersebut. Wallaahu A'lam.


Seperti diketahui, Nabi Sulaiman menginginkan dari Allah SWT suatu kerajaan yang belum pernah diperoleh oleh siapa pun setelahnya. Kemudian Allah SWT mengabulkan doa Nabi Sulaiman dan memberinya kerajaan tersebut. Ambisi Sulaiman untuk mendapatkan kekuasaan atau kerajaan adalah ambisi yang ada di dalam seorang nabi, dan tentu ambisi para nabi tidak berkaitan kecuali dengan kebenaran. Ambisi tersebut adalah bertujuan untuk memudahkan penyebaran dakwah di muka bumi.

Doa Nabi Sulaiman untuk Penunduk dan Kekayaan
Ilustrasi: Berdoa


Berikut adalah salah satu doa nabi sulaiman memohon dikaruniai kekayaan/kerajaan, yang terdapat dalam Al-Quran Surat Shaad ayat 35.

قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لا يَنْبَغِي لأحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Artinya :
Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi" (QS. Shaad : 35)

Allah mengabulkan doa Nabi Sulaiman dengan memberikan anugerah dan pengetahuan yang besar serta melimpahkan kekuasaan yang besar dan wewenang yang kuat atas Nabi Sulaiman as. Dalam ayat-ayat yang menceritakan kehidupannya, berbagai perincian mengenai kekayaan, kewenangan, dan bagaimana dia menggunakan pengetahuannya telah disampaikan.

Bertubi-tubi berkah yang dikaruniakan kepada Nabi Sulaiman as membuatnya semakin bersyukur kepada sang pencipta langit dan bumi, Allah SWT. Syukur nabi Sulaiman saat dipuncak kesuksesan juga diabadikan dalam Al-Qur'an.

Penjelasan dan Hikmah Doa Nabi Sulaiman untuk Kekayaan

Seperti dilansir dari laman Kumpulan Doa Mustajab, Doa di atas baik sekali dibaca agar kita mendapatkan ilham untuk mensyukuri nikmat serta dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang beramal shalih di dunia hingga kemudian mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Doa tersebut pula yang dibaca Nabi Sulaiman a.s. yang kaya raya tidak ada bandingannya.

Jika Anda sudah dikaruniai rezeki oleh Allah, jangan lupa untuk mensyukurinya. Serupa dengan Nabi Sulaiman yang sangat mensyukuri karunia Allah kepadanya. Rezeki, ketenaran dan kesuksesan adalah karunia dari Allah untuk menguji kita apakah kita bersyukur kepada Allah atau malah mengingkarinya.

Itulah Penjelasan tentang Doa Nabi Sulaiman untuk Kekayaan yang dapat kami sahre pada kesempatan yang baik ini. Semoga kita semua adalah termasuk orang-orang yang selalu bersyukur atas segala nikmat dan karunia Allah SWT yang telah diberikan kepada kita semua. Amin.

Sumber Referensi :
* Kumpulan Doa Mustajab

Friday, 18 September 2015

Khutbah Kedua Idul Adha Hari Raya Haji Lengkap

Blog Khusus Doa - Khutbah Kedua Hari Raya Haji (Idul Adha) ini adalah lanjutan dari Khutbah Idul Adha yang pernah kami share sebelumnya. Semoga ini dapat memperlengkap materi khutbah sholat iedul adha tahun yang Insya Allah akan dirayakan tanggal 24 September 2015.

Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, bahwasanya Hari raya idul adha merupakan hari raya Islam. Dimana pada hari ni diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.

Contoh Khutbah Sholat Idul Adha Singkat dan Padat
Ilustrasi: Khutbah Kedua Idul Adha

KHUTBAH KEDUA IDUL ADHA

اَلْحَمْدُ ِللهِ مُعِيْدِ الْجَمِيْعِ وَاْلأَعْيَادِ، رَافِعِ السَّموَاتِ بِغَيْرِ عَمَدِ تَرَوْنَهَا وَبَاسِطِ اْلأَرْضِ وَمُرْسِيْهَا بِاْلأَطْوَادِ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى نِعَمِهِ الَّتِىْ لاَيُحْصَى لَهَا تَعْدَادٌ وَأَشْكُرُهُ وَبِالشُّكْرِ تَحْلُوْالنِّعَمُ وَتَزْدَادُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً أُعِدُّهَا لَيَوْمِ التَّنَادِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْهَادِيْ إِلَى سَبِيْلِ الرَّشَادِ، الدَّاعِى إِلَى اللهِ عَلَى بَصِيْرَةٍ حَتَّى دَانَتْ لِدَعْوَتِهِ الْعِبَادُ.
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ الْبَرَرَةِ اْلأَمْجَادِ، وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثْيْرًا.

Pujian serta sanjungan hanya bagi Allah, yang telah meninggikan langit dan menghamparkan bumi serta mengukuhkannya dengan gunung-gunung yang dipancangkan.

Saya panjatkan puji kepada Allah Yang Maha Suci atas karunia nikmat-Nya yang tidak terhingga dan tidak terbilang banyaknya. Saya panjatkan rasa syukur kepada-Nya, karena dengan syukur itu Allah akan menambah nikmat-Nya.

Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah, yang menuntun jalan lurus dan menyeru kepada Allah dengan pendekatan yang baik dan bijak, sehingga beroleh sambutan dari hamba-hamba Allah.

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya yang baik dan mulia.

Wahai hamba-hamba Allah, bertaqwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa kebahagiaan itu bukan bagi orang yang menyambut hari raya dengan pakaian baru, berkendaraan mewah dan dilayani seorang hamba. Tetapi, kebahagiaan adalah bagi orang yang bertaqwa kepada Allah sepanjang hidupnya, sehingga memperoleh kebaikan di surga yang kenikmatannya tidak akan pernah sirna dan tidak dibatasi oleh waktu, dan selamat dari neraka yang sangat panas, makanannya berupa racun, minumannya darab berecampur nanah dan pakaiannya dari besi.

Maka bertaqwalah kepada Allah, wahai hamba-hamba Allah, dengan melaksanakan perintah-perintahNya. Dirikanlah shalat, tunaikan zakat, kerjakan yang ma'ruf dan cegahlah kemungkaran, demikianlah yang semestinya dilakukan oleh seorang hamba. Ketahuilah bahwa Allah SWT memerintahkan kepada kamu dengan perintah yang harus dimulai diri sendiri, seraya berfirman :

إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Artinya :
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. Al-Ahzab : 56)

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, hamba dan Rasul-Mu dari Bani Hasyim yang jujur. Dan ridhailah ya Allah, empat orang khalifah yang paling patuh kepada-Mu yakni Abu Bakar, Umar, Usman, Ali dan sleuruh sahabat yang jujur dan menepati janji.

Demikian pula para Tabi'in dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. Demikian juga, kami bersama mereka mengharapkan rampunan-Mu, kemuliaan dari-Mu dan kebaikan-Mu, wahai Pemberi Pahala dan Pengampunan.

Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum muslimim, campakkanlah ahli syirik dan kemusyrikan, kekalkanlah para penegak agama Islam. Jadikanlah Negara ini aman dan tenteram, demikian pula seluruh negeri Islam.

Ya Allah, tegakkanlah bendera jihad dan tenggelamkanlah ahli syirik dan perusak. Limpahkanlah seluruh rahmat-Mu kepada seluruh hamba, ya Allah Pemilik dunia dan akhirat sebagai tempat kembali.


عِبَادَاللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُبِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِذِى الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغَيْ، يَعظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَأَوْفُوْا بِعَهْدِاللهِ إِذَاعَاهَدْتُمْ، وَلاَتَنْقُضُوْا اْلأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا، وَقَدْجَعَلْتُمُ اللهَ عَلَيْكُمْ كَفِيْلاً، إِنَّ اللهَ يَعْلَمُ مَاتَفْعَلُوْنَ، فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمِ الْجَلِيْلَ يَدْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نَعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَاتَصْنَعُوْنَ


Tuesday, 15 September 2015

Khutbah Idul Adha Hari Raya Haji Lengkap

Blog Khusus Doa - Berikut adalah Khutbah Sholat Idul Adha yang dapat dijadikan bahan referensi khutbah sholat hari raya haji. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang berkurban di jalan Allah SWT, dan juga menjalankan ibadah puasa sunnah idul adha. Amin.

Hari raya idul adha merupakan hari raya Islam. Dimana pada hari ni diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba. Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah. , hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam.

Khutbah Hari Raya Haji Idul Adha
Ilustrasi: Khutbah Idul Adha (Hari Raya Haji)

Contoh Khutbah Sholat Idul Adha Singkat dan Padat


اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ
اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرُ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وِا ِللهِ الْحَمْدُ
اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا أَحْرَمُوْا مِنَ الْمِيْقَاتِ، وَكُلَّمَا لَبَّى الْمُلَبُّوْنَ وَزِيْدَ فِى الْحَسَنَاتِ، اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا دَخَلُوْا فِجَاجَ مَكَّةَ آمِنِيْنَ، وَكُلَّمَا طَافُوْا بِالْبَيْتِ وَسَعَوْا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ذَاكِرِيْنَ مكَبِّرِيْنَ، اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا وَقَفُوْا بَعَرَفَةِ خَاضِعِيْنَ مَخْبِتِيْنَ مِهَلِّلِيْنَ، اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا وَقَفُوْا بَالْمَشْعَرِ الْحَرَامِ طَالِبِيْنَ رَاغِبِيْنَ، اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا رَمَرْاالْجَمَرَاتِ مَكَبِّرِيْنَ، مُحَلَّقِى رُءُوْسَهُمْ وَمُقَصِّرِيْنَ.
اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرُ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَا ِللهِ الْحَمْدُ
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ خَلَقَ آدَمَ بِيَدِهِ مِنْ صَلْصَالٍ كَاالْفَجَّارِ، وَأَسْجَدَلَهُ مَلاَئِكَتَهُ الْمُقَرَّبِيْنَ اْلأَطْهَارَ، فَسَجَدُوْا إِلاَّ إِبْلِيْسِ أَبَى فَبَاءَ وَالصَّغَارِ، مَعَحَ تَعَالَى ظَهْرَ آدَمَ بِيَدِهِ فَاسْتَخْرَجَ ذُرِّيَتَهُ كَالذُّرِّ وَنَفَّذَ فِيْهِمُ اْلأَقْدَارَ، قَبَضَ قَبْضَةً وَقَالَ هؤُلاَءِ إِلَى الْجَنَّةِ وَلاَ أُبَالِيْ، وَقَبَضَ قَبْضَةً فَقَالَ هؤُلاَءِ وَلاَ أُبَالِيْ إِلَى النَّارِ، لاَتَنْفَعُهُ طَاعَةُ الْمُطِيْعِ وَلاَ تَضُرُّهُ مَعْصِيَةُ الْعَاصِى، بَلْ هُوَالنَّافِعُ الضَّارُّ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى نِعَمِهِ الْغَزَّارِ
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ تَوْحِيْدَ مُقْتِنًا لِيَوْمِ الْحَاجَةِ وَاْلاِفْتِقَارِ مُظَاهِرًا عَلَيْهِ اللِّسَانُ وَلْجِنَانُ بِالسِّرِّ وَالْجِهَارِ، مَشْهُوْدًابِهِ لِرَبِّنَا كَمَاشَهِدَ بِهِ لِنَفْسِهِ وَشَهِدَتْ بِهِ مَلاَئِكَتَهُ وَأُوْلُوالْعِلْمِ مِنْ خَلْقِهِ لاَإِلهَ اِلاَّ هُوَالْعَزِيْزُ الْغَفَّارَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مَحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَفْضَلُ مَنْ صَلَّى وَنَحَرَ وَحَجَّ وَاعْتَمَرَ وَجَاهَدَ الْمُنَافِقِيْنَ وَلْكُفَّارَ
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ الْبَرَرَةِ اْلأَخْيَارِ، وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا

Allah Maha Besar (9x)
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan selian Allah Yang Maha Besar. Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah. Allah Maha Besar, ketika para haji melakukan ihram di Miqat, dan ketika mereka membaca talbiyah serta menambah amal-amal baik.

Allah Maha Besar, ketika mereka celah-celah bukit Mekah dengan aman, ketika mereka Thawaf di Baitul Haram dan Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, sa'i antara Shafa dan Marwa dengan dzikir penuh pengangungan. Allah Maha Besar, ketika mereka wuquf di Arafah dengan khudu' dan tawadhu' seraya bertahlil.

Allah Maha Besar, ketika mereka wuquf di Masy'aril Haram sambil berdoa penuh kebahagiaan. Allah Maha Besar, ketika melontar jumrah sambil bertakbir. Ada yang mencukur kepalanya dan ada pula yang memendekkan rambutnya. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Besar, dan segala puji bagi Allah.

Pujian serta sanjungan hanya bagi Allah yang menciptakan Adam dari tanah liat semacaam tembikar, lalu memerintahkan malaikat-malaikat yang patuh dan suci untuk bersujud kepadanya. Maka bersujudlah mereka, kecuali iblis yang membengkang, dan akibat pembangkangannya itu ia dilaknat dan diajuhkan dari rahmatNya.

Kemudian, Allah mengusap punggung Adam, maka bermunculanlah anak keturunannya bagaikan semut-semut yang beriringan, lalu ditentukan takdir mereka. Maka Allah menggenggam satu genggaman dan berfirman, "Mereka, dan saya tidak mengetepikan masuk neraka." Tidak mendatangkan manfaat kepada Allah ketaatan orang yang taat, dan tidak membahayakan Allah bagi orang yang berbuat maksiat. Allah lah yang mendatangkan manfaat dan mundharat.

Saya panjatkan puji syukur kepada Allah atas anugerah nikmatNya. Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam menentukan kepuasan dan kelebihan pada hari ini. Nampak jelas bagi-Nya suara mulut dan hati, ada yang rahasia dan nyata. Semua itu diketahui oleh Allah, sebagaimana kita mengetahui diri sendiri, diketahui oleh malaikat-Nya dan orang yang berilmu dari makhluk-Nya.

Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Pengampun. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah, orang termulia diantara orang-orang yang shalat, berkurban, haji, umrah dan berjihad memerangi orang kafir dan munafik.

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW. Demikian pula kepada keluarga dan para sahabatnya yang merupakan manusia-manusia pilihan.

Para Jama'ah yang berbahagia,
Saya serukan kepada Anda semua, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya. Lakukanlah perbuatan-perbuatan yang diridhai dan dicintai oleh-Nya.

Ketahuilah bahwa hari ini adalah hari yang utama dan mulia, Allah meninggikan dan mensyiarkan takdir-Nya dan dinamakan-Nya Hari Haji Akbar. Pada hari itu, Rasulullah SAW berkhutbah sebagai berikut:
Wahai manusia, sembahlan Tuhanmu, tunaikanlah shalat lima waktu, berpuasalah pada bulanmu ini (Ramadhan), taatlah apabila kamu diperintah, niscaya kamu akan masuk surga

Dan Rasulullah SAW bersabda:
Janganlah kamu kembali kepada kekufuran, dimana satu sama lain saling memperhamba

Pada hari itu berkumpullah jama'ah haji di Mina untuk menyempurnakan manasik haji, taqarrub kepada Allah dengan nada suara riuh rendah, meninggikan dan menghidupkan sunnah Ibrahim a.s dengan mengalirkan darah sembelihan (kurban) di hari yang agung ini.

Allah SWT mengujinya dengan perintah menyembelih anaknya yang merupakan buah hatinya, agar dia menyerahkan hatinya kepada Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Untuk itu seluruh hamba diciptakan, dan kepada-Nya mereka diperintah. Maka, Ibrahim melaksanakan perintah itu penuh dengan ketaatan. Ia segera keluar seraya berkata:

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ
Artinya :
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku Termasuk orang-orang yang sabar". (QS. Ash-Shaaffat : 102)

Tanpa termenung dan berpikir panjang, keduanya menyerahkan diri kepada ketentuan yang telah digariskan Allah. Keduanya menyerahkan masalah itu kepada Allah Yang Maha Hidup. Setelah anaknya dibaringkan dan diletakkan pisau pada tenggorokannya, turunlah rahmat Allah Yang Maha Pemurah kepadanya:

وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ. قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ. إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلاءُ الْمُبِينُ
Artinya :
Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim,. Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu. Sesungguhnya Demikianlah Kami memberi Balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. (QS. Ash-Shaaffat : 104-106)

Tiba-tiba Allah mendatangkan seekor kambing kibasy dari langit yang kemudian disembelih sebagai pengganti anaknya. Selanjutnya sunnah tersebut dihidupkan oleh Nabi Muhammad SAW dan diagungkannya. Maka, tatkala menyemarakkannya dengan seratus ekor lembu yang gemuk-gemuk dan berkurban di Madinnah dengan dua ekor kambing kibasy yang gemuk-gemuk dan bertanduk. Seekor sebagai kurban Nabi Muhammad SAW dan keluarganya, sedangkan seekor lagi sebagai kurban ummatnya.

Berlomba-lombalah wahai hamba Allah yang mendapat rahmat untuk menghidupkan sunnah orang-orang pilihan itu. Kebanyakan ulama berpendapat bahwa melaksanakan kurban adalah mustahab hukumnya, sedang sebagian yang lain berpendapat wajib bagi yang mampu. Binatang kurban tersebut diutamakan yang berbadan bagus, gemuk dan mahal harganya. Seekor kambing untuk kurban seorang lelaki dan keluarganya, sedangkan seekor lembu nilainya sama dengan tujuh ekor kambing kibasy.

Binatang-binatang yang cukup masanya adalah kambing apabila telah mencapai umur enam bulan, unta lima tahun, lembu dua tahun dan kambing kibasy satu tahun. Kemudian, yang tidak boleh untuk dikurbankan binatang yang buta sebelah mata dan nyata kebutaannya, pincang, sakit, kurus, serta yang terpotong sebagian telinganya atau tanduknya.

Untuk disembelih dalam keadaan berdiri, kaki kirinya ditekuk dana diikat, kemudian dipotong tepat di atas galian yang telah disediakan sambil berdoa "Bismillahi Allahu Akbar, Allahumma hadza minka wa laka (sambil melafadzkan niat dan ucapan) 'an fulan (dari si anu).

Catatan: Untuk doa menyembelih hewan kurban, sebaiknya Anda pelajari : Doa Menyembelih Hewan Qurban Milik Orang Lain dan Milik Sendiri 

Sedang lembu disembelih dengan dibaringkan ke kiri. Disunnatkan kurban tersebut untuk kepentingan tiga kelompok, yaitu sepertiga untuk dirinya, sepertiga untuk kawannya dan sepertiga lagi untuk orang-orang fakir.

Sedang waktu pelaksanaan kurban adalah, setelah selesai menunaikan sholat Idul Adha sampai akhir hari raya Tasyriq yang ketiga


Allah SWT berfirman:

ذَلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ(٣٢) لَكُمْ فِيهَا مَنَافِعُ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى ثُمَّ مَحِلُّهَا إِلَى الْبَيْتِ الْعَتِيقِ(٣٣) وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الأنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ(٣٤) الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَالصَّابِرِينَ عَلَى مَا أَصَابَهُمْ وَالْمُقِيمِي الصَّلاةِ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ(٣٥) وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ كَذَلِكَ سَخَّرْنَاهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ(٣٦) لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ كَذَلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ(٣٧)
Artinya :
Demikianlah (perintah Allah). dan Barangsiapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, Maka Sesungguhnya itu timbul dari Ketakwaan hati. Bagi kamu pada binatang-binatang hadyu itu ada beberapa manfaat, sampai kepada waktu yang ditentukan, kemudian tempat wajib (serta akhir masa) menyembelihnya ialah setelah sampai ke Baitul Atiq (Baitullah). Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, Maka Tuhanmu ialah Tuhan yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah), (yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka. Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi'ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, Maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam Keadaan berdiri (dan telah terikat). kemudian apabila telah roboh (mati), Maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, Mudah-mudahan kamu bersyukur. Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi Ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al-Hajj : 32-37)

اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرُ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وِا ِللهِ الْحَمْدُ

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan selain Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah.

Catatan: Setelah khutbah pertama selesai, maka dilanjutkankan dengan khutbah kedua. Anda dapat mempelajarinya disini : Khutbah Kedua Idul Adha Hari Raya Haji Lengkap

Itulah contoh khutbah idul adha yang dapat kami sahre pada kesempatan yang baik ini, yang dapat dijadikan bahan referensi khutbah hari raya idul adha tahun ini. Untuk hasil yang lebih maksimal, silakan Anda jabarkan lebih luas lagi dari materi khutbah diatas. Semoga bermanfaat.

Sunday, 13 September 2015

Bacaan Bilal Idul Adha Lengkap Tata Caranya

Blog Khusus Doa - Bilal Sholat Idul Adha dan Tata Caranya akan kami share di halaman ini. Bagi Anda yang kebetulan mendapat mandat dari pengurus masjid sebagai bilal sholat ied (Idul Adha), maka disini kita akan belajar bersama-sama tentang tata cara dan bacaan bilal idul adha.


Seperti diketahui, sebelum melaksanakan sholat idul adha, para jama'ah sholat ied (termasuk bilal) bersama-sama membacakan takbiran hari raya, yang kemudian apabila sudah masuk waktu sholat ied, maka bilal pun membacakan bilal idul adha. 


Bilal Sholat Idul Adha dan Tata Cara Idul Ahda
Ilustrasi: Bilal Sholat Idul Adha

Bacaan Bilal Idul Adha dan Tata Caranya

  • Apabila sudah masuk waktu sholat ied, maka bilal mengajak para jama'ah untuk melaksanakan sholat ied (Idul Adha) secara berjama'ah dengan menyerukan lafadz atau bacaan berikut:
    صَلُّوْاسُنَّةَ عِيْدِ اْلاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
  • Kemudian melaksanakan sholat idhul adha 2 raka'at secara berjamaah
    * Sebaiknya Anda pelajari juga tata cara dan niat sholat idul adha. Silakan Anda pelajari Niat Sholat Idul Adha dan Tata Caranya Lengkap
  • Setelah selesai shalat, Bilal berdiri menghadap para jama’ah sambil membawa tongkat dan mengucapkan:
    يَا مَعَاشِرَ اْلـمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ اْلـمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ إِعلَمُوا أَنَّ يَوْمَكُمْ هَذَا يَوْمُ عِيْدِ الأَضْحَى وَيَومُ السُرُوْرِ وَيَومُ المــــــغْفُورِ يَومُ اَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيهِ الطَعَامَ وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ الصِّيَامَ إِذَا صَعِدَ الخَطِيبُ عَلَى المِنْبَرِ أَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ اللهُ, أَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا أجرَكُمُ اللهُ,  أَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ.
  • Kemudian Khotib naik ke mimbar, bilal memberikan tongkat dan membaca sholawat :
    اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ
  • Lalu bilal menghadap qiblat dan membaca doa sebagai berikut:
    اَللهُمَّ قَوِّاْلاِسْلاَمِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، اْلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، وَيَسِّرْهُمْ عَلَى مَعَانِدِ الدِّيْن، وَاخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالْخَيْرِ، وَيَاخَيْرَالنَّاصِرَيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
  • Kemudian Khotib mengucapkan salam dan berkhutbah
     
  • Diantara khotbah pertama dan kedua idhul adha, ketika khotib sedang duduk diantara khutbah, bilal membaca sholawat lagi:
    اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ

Itulah tata cara bilal idul adha lengkap dengan bacaannya yang dapat kami sahre. Jika Anda kebetulan pada lebaran idul adha ini mendapat tugas sebagai bilal, silakan pelajari dan hafalkan bacaan diatas. Semoga bermanfaat.

Sumber Referensi :
* Islah Pedia

Thursday, 10 September 2015

Doa / Niat Tayammum dan Tata Cara Bertayamum Lengkap

Blog Khusus Doa - Tayamum adalah bersuci dari hadats dengan mengusap wajah dan tangan menggunakan debu, tanah dan/atau permukaan bumi lainnya yang bersih dan suci. Adapun untuk bacaan niat tayamum lengkap bahasa arab, tulisan latin dan terjemahannya akan kami share dibawah ini.

Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang bertayammum atau bersuci dengan tanah/debu. Misalnya, orang sakit yang tidak boleh terkena air, maka ketika ia akan mengerjakan sholat lima waktu, cara wudhu atau bersucinya yaitu dengan bertayammum. Selain itu, apabila di suatu tempat tidak ada air, kekeringan karena kemarau panjang, maka masyarakat di daerah tersebut bisa bersuci atau berwudhu dengan cara tayammum.



Bacaan niat, Doa Tayammum yang benar lengkap tata cara tayamum
Ilustrasi: Tayammum


Tayammum disyari’atkan dalam islam berdasarkan dalil al-Qur’an, sunnah dan Ijma’ (kesepakatan) kaum muslimin. Adapun dalil dari Al Qur’an adalah firman Allah :

وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ
Artinya :
Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air atau berhubungan badan dengan perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan permukaan bumi yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. (QS. Al Maa-idah : 6).

Sabda Rasulullah SAW :
وَجُعِلَتْ تُرْبَتُهَا لَنَا طَهُورًا إِذَا لَمْ نَجِدِ الْمَاءَ
Artinya :
Dijadikan bagi kami (ummat Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi was sallam ) permukaan bumi sebagai thohur/sesuatu yang digunakan untuk besuci (tayammum) jika kami tidak menjumpai air. (HR. Muslim no. 522)

Syarat Tayammum

  1. Tidak ada air dan sudah berusaha mencarinya, tetapi tidak ketemu
  2. berhalangan menggunakan air, seperti sedang sakit, apabila terkena air penyakitnya akan bertambah parah
  3. Telah masuk waktu Shalat
  4. Dengan tanah atau debu yang suci

Doa / Niat Tayammum

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لاِسْتِبَاحَةِ الصَّلاَةِ فَرْضً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITUT TAYAMMUMA LISTIBAAHATIS SHALAATI FADHAL LILLAAHI TA'AALAA
Artinya :
Sengaja aku bertayammum untuk melakukan shalat fardhu karena Allah Ta'ala

Tata Cara Tayammum

Dijelaskan dalam sebuah hadits :

بَعَثَنِى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فِى حَاجَةٍ فَأَجْنَبْتُ ، فَلَمْ أَجِدِ الْمَاءَ ، فَتَمَرَّغْتُ فِى الصَّعِيدِ كَمَا تَمَرَّغُ الدَّابَّةُ ، فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ « إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ أَنْ تَصْنَعَ هَكَذَا » . فَضَرَبَ بِكَفِّهِ ضَرْبَةً عَلَى الأَرْضِ ثُمَّ نَفَضَهَا ، ثُمَّ مَسَحَ بِهَا ظَهْرَ كَفِّهِ بِشِمَالِهِ ، أَوْ ظَهْرَ شِمَالِهِ بِكَفِّهِ ، ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ
Artinya :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi was sallam mengutusku untuk suatu keperluan, kemudian aku mengalami junub dan aku tidak menemukan air. Maka aku berguling-guling di tanah sebagaimana layaknya hewan yang berguling-guling di tanah. Kemudian aku ceritakan hal tersebut kepada Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam. Lantas beliau mengatakan, “Sesungguhnya cukuplah engkau melakukannya seperti ini”. Seraya beliau memukulkan telapak tangannya ke permukaan bumi sekali pukulan lalu meniupnya. Kemudian beliau mengusap punggung telapak tangan (kanan)nya dengan tangan kirinya dan mengusap punggung telapak tangan (kiri)nya dengan tangan kanannya, lalu beliau mengusap wajahnya dengan kedua tangannya. (HR. Bukhori no. 347 dan Muslim no. 368)

Dan dalam salah satu lafadz riwayat Bukhori,
وَمَسَحَ وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ وَاحِدَةً
Artinya :
Dan beliau mengusap wajahnya dan kedua telapak tangannya dengan sekali usapan”.

Dari hadits-hadits diatas, dapat disimpulkan bahwa tata cara Rasulullah SAW bertayammum adalah sebagai berikut :
  1. Memukulkan kedua telapak tangan ke permukaan bumi dengan sekali pukulan kemudian meniupnya.
  2. Kemudian menyapu punggung telapak tangan kanan dengan tangan kiri dan sebaliknya.
  3. Kemudian menyapu wajah dengan dua telapak tangan.
  4. Semua usapan baik ketika mengusap telapak tangan dan wajah dilakukan sekali usapan saja.
  5. Bagian tangan yang diusap adalah bagian telapak tangan sampai pergelangan tangan saja atau dengan kata lain tidak sampai siku seperti pada saat wudhu.
  6. Tayammum dapat menghilangkan hadats besar semisal janabah, demikian juga untuk hadats kecil.
  7. Tidak wajibnya urut/tertib dalam tayammum.

Itulah tata cara tayammum serta niat tayammum yang dapat kita pelajari bersama. Sejauh ini, alhamdulillah saya pribadi belum pernah melakukan tayamum. Ini artinya saya belum pernah mengalami kekeringan yang sangat amat sehingga mencari air pun susah meskipun hanya untuk berwudhu. Maka dari itu, selagi masih diberi kesehatan serta kekeringan belum melanda kita, marilah kita selalu menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Sumber Referensi :
* PedomanSholat
* Muslim.or.id